Kamis, 04 Oktober 2012

Nabiku Idolaku (NBI)


Ayah-Bunda, Nabiku Idolaku adalah buku kisah 25 Nabi paling lengkap. Kisah setiap Nabi diceritakan dalam versi yang paling rinci. Kisah-kisah pada buku ini disusun tidak saja agar anak-anak menghapal kisahnya, tetapi juga mampu memahami pesan moral dari kisah tersebut. Anak yang membaca buku ini diharapkan bisa menjadikan Nabi sebagai idolanya. Buku ini juga dilengkapi dengan kuis, permainan interaktif, dan fakta menarik seputar para nabi. Dengan berbagai kelebihan dan kelengkapannya, buku ini diharapkan bisa membantu pengembangan EQ dan SQ anak. Buku Nabiku idolaku sangat unik dan asyik untuk menemani hari-hari buah hati anda. Putra-putri anda tidak hanya sekedar diajak membaca buku, tetapi dengan teknologi muktahir PELANGI MIZAN SMART E-PEN, membaca buku Nabiku Idolaku menjadi lebih interaktif dan menyenangkan!
Mengapa Buku Nabiku Idolaku Penting untuk Anak Anda?

Buku Nabiku Idolaku menyajikan kisah nabi secara lengkap (25 nabi) dalam versi yang paling komprehensif. Tidak saja mengangkat “cerita”-nya, tetapi juga menonjolkan nilai moral cerita tersebut. Gaya penuturan kuat dengan bahasa yang memukau. Ilustrasinya sangat apik.
Membuat kisah semakin hidup. Dicetak full colour dan menggunakan hard cover. Setiap judul disertai permainan interaktif, kuis, dan fakta menarik seputar nabi.

Cerita dalam Nabiku Idolaku dilengkapi dengan ilustrasi musik. Membaca pun menjadi lebih interaktif. Seperti kita ketahui, musik mampu mencerdaskan dan meningkatkan kepekaan anak terhadap kondisi lingkungan sekitar. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat bagi kecerdasan anak dalam bersosialisasi. Musik pun dapat membangkitkan semangat dan merangsang kreativitas. Terdapat sekitar 400 halaman ilustrasi musik dalam produk Nabiku Idolaku ini.



NABIKU IDOLAKU disajikan dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Tujuannya adalah untuk memperkaya dan meningkatkan kemampuan ragam bahasa pada diri anak. Selain itu, dengan SMART E-Pen, anak-anak dapat belajar pelafalan kata Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan menunjuk kata yang bersangkutan.


Isi Paket Buku Nabiku Idolaku

Master box paket buku Nabiku Idolaku terdiri dari :

1 inner box yang berisi 12 jilid Buku Interaktif Kisah 25 Nabi dan Rasul Teladan Sepanjang Zaman.
1 inner box yang berisi 6 jilid Buku Interaktif Kisah Tokoh-Tokoh dalam Al Quran.
1 jilid Board Buku Main Yuk! Kisah 25 Nabi dan Rasul Teladan Sepanjang Zaman.
25 Pin Karakter (Pion) Main Yuk!
1 buah CD Interaktif 3 Theme Song Nabiku Idolaku
2 jilid Flipbook: Nabi Dzulkifli a.s. dan Nabi Syu’aib a.s.
1 buah Pelangi Mizan Smart E-Pen

Spesifikasi tiap jilid buku:

Jumlah Halaman : 128 Halaman /buku (16 sheet) + 8 halaman skitblad
Cover : Hard cover, foiling, emboss, ponds bolong, lenticuler
Bahan Cover : art paper 120 gr + 2,7 mm MDF
Ukuran Cover : 21,8 x 26,8 cm
Cetak Cover : 5/0, matt laminating + SPOT UV
Bahan Skitblad : 5/5, tanpa varnish
Bahan Isi : Matt Paper 150 gr
Ukuran Isi : 75,5 x 26 cm (ukuran terbuka) / 21/26 cm (portrait)

Minat? Segera hubungi kami ^_^
-Ully
085780581438
ully_luf@yahoo.com
fb: The Owl Shop






Sabtu, 29 September 2012

Owl Sticker, wall stiker murah meriah dari The Owl Shop

Ingin memberikan nuansa baru pada ruang tamu Anda? Atau ingin meramaikan ruang belajar anak agar tidak bosan beraktifitas di dalamnya?

Wall sticker jawabannya!

Tersedia dalam dua ukuran
-Medium (kode: med), ukuran 30x60cm. Harga Rp 10.000
-Big (kode: big), ukuran 50x70cm. Harga Rp 15.000
Motif yang tersedia ada di SINI





Kini telah tersedia wall sticker transparant (kode: Trans) yang lebih elegan dan cocok dipasang pada jenis permukaan dengan warna dasar apapun. Wall sticker transparant tidak memiliki list putih di sekeliling gambar sehingga bisa digunakan di atas permukaan dinding dengan warna apapun.

Harga murah meriah, Rp 25.000/pc.



Untuk melihat motif yang tersedia, silahkan buka LINK INI




Tersedia juga removable wall sticker (kode: remove). Stiker yang bisa dilepas dan dipasang ulang di permukaan lain. Cocok bagi Anda yang suka bosan dan sering mendekor ulang ruangan di rumah Anda. Motif yang tersedia ada di SINI

Harga Rp 15.000/pc



Dapatkan diskon 20% untuk minimal pembelian 5pcs dan diskon 30% untuk minimal pembelian 10pcs. Boleh campur motif dan jenis.

Sabtu, 22 September 2012

Lelang yuuuuuk \(^o^)/

Wahai para pecinta buku,

Ikutan lelang yuk ^_^. Kali ini lelangnya di facebook fanpage saya yang di SINI ya.

Peraturan lelangnya sebagaimana tertera di link tersebut. Untuk yang belum terbiasa mengikuti lelang online, harap perhatikan baik-baik start bid (SB), kelipatan bid (KB) dan fast grab (FG)nya ya.

Misal ditulis SB 15rb, KB 2rb, FG 30rb, maksudnya adalah harga dibuka lima belas ribu rupiah. Jadi yang ingin ikutan lelang, bisa mulai bid di angka tujuh belas ribu rupiah, dan seterusnya. Kalau ada barang yang diinginkan dan tidak mau menunggu lelang berakhir, maka peserta lelang boleh minta FG (fast grab), kadang di lelang lain ditulis 'buy now', 'beli sekarang', atau 'ambil cepat', artinya sama saja.

Dalam lelang online, sangat diharamkan untuk menghapus komen ya dear ^_^. Jadi pikir-pikir dulu apa yang benar-benar mau dibid. Jangan sampai pas udah menang lelang terus kabur (bid n run). Wow, bisa gak enak deh hubungan seller dan buyer. Kerugian seller sih cuma saat lelang aja, tapi kerugian buyer bisa lama loh, secara peristiwa seperti itu akan membuat buyer sungkan untuk belanja lagi saat ada penawaran menggiurkan dari seller. So, sekali lagi, pikir dulu sebelum meletakkan bid pada tempatnya.

Untuk lelang di fb, agak berbeda dibandingkan lelang di lapak lainnya. Album di fb tidak memungkinkan kita untuk melihat status bid di semua item dengan sekali pandang, dan untuk melihat status terakhir kita harus 'klik' foto satu persatu. Oleh karena itu, saya sarankan kalau ada barang yang diincar, silahkan tinggalkan jejak dengan komen atau 'tag', jadi setiap ada komen di foto tersebut, Anda bisa dapat notifikasi dari fb. Asyik kan? ^_^

Happy Bidding \(^_^)/









Kamis, 13 September 2012

[FF Keluarga MPers] Gara-gara Ibu Tua dan Bocah Berseragam SD

Sial!
Mereka benar-benar bersekongkol melawanku.

Kemarin seorang ibu tua berbadan kurus, dengan wajah dinginnya menatapku lekat. Kami bertemu di lampu merah dekat pasar. Aku dan anakku menumpang ojek, sedangkan si ibu tua sedang membawa motor penuh dengan muatan berisi sayur-mayur. Badannya yang kurus kecil masih bisa tampak gagah di atas motor matic itu. Hanya sekilas saja aku berani menatap mata dinginnya. Selanjutnya, aku alihkan tatapanku ke sisi lain jalan. Entah karena benci, atau malu.

Dan hari ini, seorang bocah berseragam SD benar-benar membuatku marah. Kami berpapasan sebentar saja di jalan. Sebentar saja, tapi sungguh membuat kepalaku ingin meledak. Aku melihatnya saat sedang berjalan kaki menuju rumah dari sebuah tempat pengiriman barang, sendirian saja.
Zinnggggg!!! Motornya berlalu di depanku,
’Kurang ajar!’ pikirku membatin.
’Berani-beraninya dia...di jalan raya seperti ini!’ pandanganku lekat menatap motor yang sudah menjauh.

Cukup sudah!
Kupercepat langkahku menuju rumah. Sesampainya di dalam rumah, kuraih telepon dan kupencet nomor yang sudah sangat kuhapal luar kepala. Tak kupedulikan rengekan anakku menanyakan permen yang dipesannya saat aku berangkat tadi.
”Halo, Abang?” tanyaku sekedar memastikan si penerima.
”Iya Neng, ada apa?” jawabnya
”Besok bisa kan? Jadinya besok aja ya!” kataku tegas
”Emang jadi? Katanya masih takut. Kirain gak jadi, Abang udah ada acara lain...” jawab dia kebingungan.
”Nggak! Batalin acaranya! Pokoknya besok! Abang yang ke rumah, atau aku yang ke rumah Abang! Pokoknya besok aku harus belajar naik motor. TI TIK!” kumatikan teleponku. Kesal!

---------
Catatan: tulisan ini dibuat untuk meramaikan lomba di http://www.facebook.com/media/set/?set=oa.150411775099476&type=1

Minggu, 12 Agustus 2012

[blacklist] ABCD, The Winner n The Loser

Beberapa kali membuat lelang, gak pernah saya mengeluarkan daftar blacklist. Kecuali saat ini. Kenapa saya sampe kejam begini? Karena kebetulan akhir-akhir ini saya sering pusing, jadi kalo kali ini gak mengeluarkan uneg-uneg seputar lelang, kayaknya kepala saya mau meledak, wehehe....

Singkat cerita, di penghujung maraton lelang, saya menemukan beberapa bungkus paket yang sudah siap kirim, tapi masih nangkring dengan anteng di pojokan, satu di antaranya berasal dari lelang di awal Juli, padahal waktu saya temukan itu paket udah masuk minggu kedua agustus. Omo omo... tidak bisa dibiarkan. Langsung saya gerakkan jari-jari untuk meminta konfirmasi dari para pemenang lelang dan inilah hasilnya.

Pemenang A, alhamdulillah melakukan pembayaran setelah di Pm berkali-kali, rupanya beliau katanya jarang online. OK lah, saya harus percaya. Hanya saja, lain kali saya akan lebih teliti untuk menagih pembayaran (kalau masih ada lain kali, hiks....masih galau dengan masa depan MP).

Pemenang B, seorang seller juga, yang seringkali order tapi selalu gak pernah sampai pada pengiriman barang, akhirnya melunasi pembayaran setelah saya sms. Padahal, beliau ini udah niat banget mau saya masukkin ke daftar blacklist, soalnya bukan cuma lelang aja, beliau tuh pernah beberapa kali order barang tapi gak pernah dibayar. Dan biasanya, usaha saya berhenti sampai di pm. Saya selalu berpikir, kalo ybs gak balas pm, artinya dia cancel order, alias kabur. Padahal di mp ini, para seller bisa aja menemukan no hp buyer dengan cara BERTANYA pada seller lain. Apalagi beliau ini pan seller juga ya, tapi dulu gak pernah tuh saya sampe kontak beliau via sms, apalagi telepon. Nah, kali ini giliran saya mau memastikan apakah beliau mau kabur atau nggak, eh, langsung dilunasi tuh lelangnya. Ternyata bener aja, si B mah gak niat kabur, cuma beliau lalai aja melunasi pembayaran, karena sepertinya seller ini sibuk kali di lapak lain. Mak kai, ampuuuun ya, mohon maaf sudah sempat berpikiran buruk.

Pemenang C, ternyata malah sudah bayar, tapi lupa aku catat. Nah lo! Ckckck, ampuuun...ampun! Namanya juga seller o’on. Dan alhamdulillah saya jadi makin rajin mengembangkan cara baru untuk mengarsip lelang.

Pemenang D, ini yang paling seru. Beliau ikut lelang di Awal Juli (2-6 Juli), dan minta bayar lewat PL, tapi lalu dicancel karena sebuah alasan. Tapi saya telanjur menyimpan alamatnya. Makanya, ketika dia cancel, gak lama kemudian saya minta konfirmasi via sms, intinya, ’Kapan itu lelang mau dibayar ya? Kalo gak jadi bilang aja ya, soalnya saya mau lelang buku lagi, biar sekalian semua buku yang ada dikeluarin di lelang’, trus dia jawab, ’Maaf jarang online, anak saya sakit, pasti dibayar kok’.

Okay, saya pegang saja janjinya. Lelang buku berlalu, lelang lainnya pun selesai sudah. Tapi gak ada konfirmasi dari ybs. Jumat lalu, 10 agustus, saya sms beliau, isinya ’Hi mak, apa kabar? Anak udah sehat? Minta konfirmasinya dong, hasil lelangnya mau dibayar atau nggak. Kalo sampai sabtu gak dibayar, mohon maaf terpaksa aku blacklist’. Beeuuu, saya udah agak galak tuh, karena mengharap balasan segera. Tapi beliau gak bergeming. Padahal smsnya nyampe loh, tapi yah, apa salahnya saya kirimin lagi sms kedua yg isinya, ’Mak, sms yang kemarin sampe kan? Gimana, lelangannya mau dibayar gak?’. Teteeuuuuup, gak ada balasan. Ya sud, saya menyerah. Saya minta maaf kalau saya salah. Minta maaf kalau sebenarnya ybs lagi gak punya pulsa, atau hpnya pindah tangan atau error dan gak bisa baca sms, atau mungkin beliau sekeluarga lagi kena musibah besar sampe beliau gak sempat membalas sms remeh temeh dari saya. Sampe di sini aja dah usaha saya. Di curhatan sesama seller, ada yang menyarankan supaya saya telpon ybs, tapiiii maap dah, saya gak bisa mengatur emosi kalo ngomong langsung, daripada ujung2nya saya nangis atau marah, mending saya buat blog ini aja dah. Itung2 blog terakhir (mungkin) yang bisa saya tulis di mari.

So dengan ini, saya umumkan ID ’arkenza’ tidak diperkenankan mengikuti lelang apapun yang saya adakan. Dan ada baiknya bagi seller lain untuk berhati-hati terhadap ID ini.

Kenapa eh Kenapa?

Selama beberapa kali ngadain lelang, saya bukannya gak pernah menemukan kasus bid n run. Tapi saya selalu berusaha untuk memahami alasan para bid n runner tsb. Dan inilah yang  saya duga sebagai penyebab mereka lari dari kewajibannya (catatan: ditulis dengan perasaan penuh prasangka baik, jadi saya gak berpikir sama sekali soal pemenang lelang yang kurang bermoral dan dengan ringannya kabur dari lelang, ^o^)
  1. Ongkir lebih mahal daripada barangnya
Untuk kasus ini, berkali-kali saya ingatkan pada peserta lelang, bahwa bisa jadi ongkir lebih mahal daripada harga barang, tapi itu karena harga barang lelang memang biasanya jauuuuh lebih murah dari harga normalnya. Jadi bukan ongkirnya yang saya naikkin ya (karena ongkir mah standar JNE), tapi karena barangnya didapat dengan harga murah. So, berhentilah berpikir bahwa ongkir lebih mahal, karena yang terjadi adalah barangnya lebih murah daripada ongkir.
Tapi saya mengerti kalau pemenang lelang ngerasa ’sayang di ongkos’, makanya saya menerima titipan barang. Kalau dirasa paket masih terlalu ringan, maka barang bisa dititip dulu sampai lelang berikutnya.
  1. Gak dapat barang yang paling diincer
Kalo yang ini jangan salahkan saya ya, karena saya mah gak ada kepentingan itu barang mau jatuh ke tangan siapa. Jadi kalo barang yang diincer ’lepas’ dari tangan dan malahan dapat barang yang sebenarnya gak terlalu diinginkan, ya....cuma satu hal yang bisa saya katakan, mohon bertanggung jawab. Dan sejau ini para Mpers saya nilai cukup tinggi rasa tanggung jawabnya.
  1. Kelalaian penyelenggara dan pemenang lelang
Nah, ini yang menurut saya paling sering terjadi, kelalaian dari penyelenggara lelang dan pemenang lelang. Dalam hal apa? Tentu dalam hal menagih hutang dan melunasi hutang. Kenapa saya sebut lalai? Karena biasanya yang ngadain lelang suka binun siapa2 aja yang sudah dan belum bayar hasil lelang. Dan biasanya terjadi karena pemenang lelang terlalu banyak, atau kurang rapinya mengarsip lelang (gw banget dah). Makanya saya lebih suka mengirimkan pesan berbarengan ke seluruh pemenang lelang dalam satu PM. Alasannya cuma satu, untuk memudahkan saya  mengecek konfirmasi. Kadang ada pemenang yang maunya dikirim PM secara terpisah, tapi in general saya teteeep kirim PM berbarengan. Bayangin aja kalau saya harus kirim PM ke belasan pemenang, lalu merespon balasan dari pm tersebut satu persatu, habis deh waktu saya untuk buka tutup PM yang satu dengan yang lain. Belum lagi resiko PM yang terlewat akibat tertumpuk PM yang lain. Kesimpulannya, ribet dah!

Tapi walaupun PM sudah dikirim berbarengan, penyelenggara lelang masih rawan terhadap ’kebingungan pasca lelang’, apalagi yang rajin mengadakan lelang seperti saya. Akibatnya, kadang2 masiiiiih aja ada barang yg ternyata belum dikirim, dan setelah diselidiki ternyata terjadi karena saya lupa menagih pembayaran. Bukan cuma karena lupa, kadang saya juga malas nagih2 terus. Saya pikir, kalau memang gak niat dibayar ya sudahlah...kabur2 deh tuh orang. Dan ternyata saya salah.

Tidak selamanya pemenang menahan pembayaran karena kesengajaan, bisa jadi mereka hanya lalai menjalankan kewajiban, dan kita WAJIB mengingatkan. Contoh kongkritnya, ada di cerita INI

Selasa, 31 Juli 2012

[xenophobia] Serbuan Kecoa Bule

Dalam hidup saya, rasanya hanya ada 2 makhluk saja yang membuat saya gemetar ketika harus berhadap-hadapan, yaitu kecoa dan bule, xixixixi.... Bukan maksud saya menyamakan para bule dengan sejenis kecoa, tapi apa daya setiap bertemu salah satu dari keduanya hati saya berdebar-debar tak karuan, tentu karena sebab yang berbeda-beda.

Entah kenapa, sejak dulu saya takut sekali pada yang namanya kecoa. Besar kemungkinan karena trauma masa kecil di mana saya sering sekali berpindah rumah hingga mungkin (ini mah' baru dugaan) ada kejadian di mana saya diserbu sekelompok kecoa yang tidak rela ’rumah’nya dibersihkan supaya bisa saya tempati. Tapi itu toh baru dugaan saja. Yang pasti ketika bertemu kecoa, maka alam bawah sadar saya akan memerintahkan dua hal untuk dilakukan yaitu berjingkat, dan menjerit.

Beranjak dewasa dan ketika menjadi senior di sebuah organisasi kampus, akhirnya saya mulai bisa mengatasi ketakutan saya pada kecoa. Rasa takutnya sih masih sama, tapi hati ini sudah tidak terlalu berdebar-debar setiap melihat kecoa. Rasanya saya jadi lebih waspada. Radar saya semakin canggih hingga setiap menangkap sinyal keberadaan kecoa, tangan ini otomatis mencari benda untuk membunuh atau membuang jauh-jauh kecoa yang datang. Sadis memang, tapi kehormatan saya harus dijaga, nggak lucu rasanya kalau ketika memimpin rapat atau sedang di tengah aksi demo saya harus menjerit histeris karena melihat kecoa. Dan akhirnya saya pun bisa berdamai dengan kecoa, tentu saja damai menurut versi saya. Lain halnya ketakutan saya pada kecoa, ketakutan saya pada bule masih sulit saya atasi, setidaknya hingga dua tahun lalu ketika saya dipaksa harus menghadapi ’serbuan bule’. Well, sebenarnya bukan saya yang diserang para bule, tapi saya yang tiba-tiba saja harus masuk ke ’sarang bule’.

Saat itu saya ditugaskan dari kantor untuk mengikuti pelatihan di Australia selama 2 bulan. Walaupun saya masih takut sekali menghadapi bule, tapi toh saya tetap senang mendapat kesempatan langka itu. Dua minggu sebelum berangkat saya membekali diri dengan buku-buku conversation yang alhamdulillah berguna bagi saya yang pada dasarnya tidak pernah mengikuti kursus bahasa Inggris. Walaupun nilai TOEFL saya selalu bagus, saya tidak pernah Pe De dengan conversation karena semua ilmu English itu saya pelajari dari tontonan di TV dan bacaan di buku saja, tidak pernah sekali pun saya praktekkan di dunia nyata. Setiap ketemu bule di kantor yang setiap harinya ada saja kunjungan dari tamu asing, saya selalu bisa mencari cara untuk tidak berpapasan dengan salah satu dari mereka.

Dan akhirnya berangkat juga saya ke negeri kanguru itu. Begitu mendarat di Sydney, saya langsung berasa seperti di tengah-tengah sarang kecoa. Untungnya saya berangkat tidak sendiri, dan dari empat orang peserta training, cuma saya yang belum pernah ke luar negeri sebelumnya. Hehehe...aman lah, kalo ada apa-apa saya tinggal berlindung saja di balik mereka. Tadinya saya pikir bisa terus mengandalkan teman-teman saya itu. Ternyata saya salah. Kalo kata Sule, ”OOH....TIDAK BISSAAA!!!”

Ternyata mereka, para bule, gemar sekali mengajak bicara dan terutama senang sekali mendengar. Jadi setiap ada event pertemuan, ’everyone must talk!’ Begitulah kira-kira, hingga akhirnya saya terbiasa merancang kata-kata sebelum tiba saatnya bagi saya untuk bicara. Saya mulai terbiasa menghitung waktu atau kesempatan yang diberikan untuk bicara, mulai terbiasa memperkirakan apa kalimat yang pas untuk dilontarkan yang sesuai dengan waktu dan tema pembicaraan. Seperti yang saya lakukan di SINI. Tapi itu di dalam kelas, bagaimana di luar kelas? Di pasar, di jalan, di dalam bus? Teteeup, saya merasa seperti di tengah-tengah sarang ’kecoa’.


Hingga pada suatu saat, kami punya kesempatan jalan-jalan di Sydney. Dan ternyata, kota Sydney beda sekali dengan kota Adelaide, Port Lincoln, Townsville, Rockhampton, Minnipa dan kota-kota sepi yang kami kunjungi sebelumnya. Menyusuri jalanan Sydney di malam hari seperti hidup di dunia yang biasanya hanya saya tonton di film2 Hollywood. Begitu gemerlap, begitu hingar bingar, dan begitu sesak dengan manusia yang kebanyakan berkulit putih dan kuning. Dan ketika sedang menyeberang jalan itulah, di tengah-tengah para ’kecoa’ itu, saya tiba-tiba saja mendengarkan dua-tiga orang sedang bercakap-cakap dalam ’Boso Jowo’. Entah apa yang mereka bicarakan karena saya juga bukan beretnis Jawa, tapi saya senang sekali mendengar bahasa yang familiar itu. Celingak-celinguk mencari asal suara sambil terus menyeberang jalan, saya tidak menemukan manusia berkulit cokelat seperti saya. Tapi ternyata oh ternyata, suara itu berasal dari sekelompok gadis yang saya pikir berasal dari Cina, Korea atau Jepang yang berjalan persis di belakang saya. WHAT? Asli deh, kalo kalian lihat penampilan mereka, pasti juga tidak akan mengira mereka orang Indonesia. Bahasa Jawanya juga ’mbledag-mbledug’, Jawa banget deh. Hehehe....saya jadi kenyang, berasa di warteg ^_^
  
Pe De saya meningkat lagi waktu sedang berdiri di depan sebuah restoran, tiba-tiba ada cewek Jepang berlogat Jawa (baca: cewek Jawa berparas Jepang) mencolek saya dan berkata, ”Maaf Mba, sekarang jam berapa ya?”. Xixixi...Kalau saja sebelumnya saya tidak lewat lampu merah tadi, tentu saya akan heran setengah mati melihat gadis berpenampilan harajuku di samping saya ternyata bisa berbahasa Jawa dengan logat yang Jawa bangeeddd. Ternyata, bukan saya saja orang asing di tanah asing itu. Dan ternyata lagi, semua orang akan terasa asing jika tidak saling membuka diri.

Dan begitulah ceritanya hingga saya mulai berani berhadapan dengan para bule. Masih suka deg-degan sih, tapi paling tidak saya tidak akan menghindar lagi. Rasanya, lebih baik salah ngomong dan ketahuan ’bego’nya, daripada gak ngomong apa-apa dan tetap asing selamanya :p

Tulisan ini diikutsertakan dalam LOMBA INI
Tengkyu buat ka angga sang gembala yang [mungkin akan] merelakan fotonya dicolong buat meramaikan jurnal ini. Fotonya passss bgt dengan suasana saat itu. Buat yg tertarik dengan fotografi, sila di-add akun fbnya ^_^

Rabu, 11 Juli 2012

Nabiku...I luph U pull \(^o^)/

Saya termasuk penggemar berat LoTR, yang masih kuat nonton filmnya walopun diputar berrrrrkali-kali. Dan masih sanggup baca bukunya...kalo ada waktu :p

Saya suka keglamoran dalam kesederhanaan para peri. Saya suka kebijaksanaan dalam kebodohan para hobbit. Saya cinta keberanian dan kesetiaan para fellows. Dan yang paling saya suka, adalah kehebatan dan kesatriaan para pemimpinnya. Pokoknya, LoTR gak ada matinya bagi saya. 

TAPIIII.....begitu baca "Kisah Nyata 25 Nabi dan Rasul" karya M. Faizi yg diterbitkan Tera Insani, dan membaca kisah demi kisah di dalamnya....LoTR mahhh...lewat!!!


Saya kagum pada kehebatan pasukan Nabi Daud melawan tentara raksasa pimpinan Jalut. Saya terpesona pada Nabi Sulaiman, yang walaupun berusia pendek, tapi kemewahan kerajaannya tidak tertandingi manusia manapun. Beliau bukan hanya mampu berbahasa binatang dan jin, tapi bahkan mampu menjadikan para jin sebagai pasukannya. Kalau Aragorn hanya bisa menggerakkan manusia siluman dari gunung hanya pada saat Ia menagih janji leluhurnya, Nabi Sulaiman kuasa memerintah para jin kapan saja Ia inginkan. Kuerennn kannn???!!!

Yang paling membuat saya kagum, adalah kisah tersebut nyata terjadi pada masa manusia yang hingga kini masih terus ditemukan bukti tentang kebenaran kisah-kisah itu.

Nicholas Clapp, seorang arkeolog, menemukan puing-puing kota Iram, sebuah kota yang disebut Al Quran dalam menceritakan kejayaan kaum Nabi Hud, yaitu bangsa 'Ad yang terpesona pada kemewahan dunia dan berpaling dari ajaran Allah. Pada 1992, Clapp menemukan kota yang hilang itu. Kota tersebut lalu difoto melalui satelit ulang alik milik Amerika (NASA). Dan kini, kita bisa melihat bukti-bukti itu secara langsung dan nyata di Yaman.

Kisah para Nabi tersebut bukanlah terjadi pada masa yang sangat lampau di mana manusia di belahan dunia lain belum ada dan berjaya. Bukan! Kisah tersebut bukan terjadi sebelum masa kekaisaran Romawi, Persia, Mesir dan kerajaan-kerajaan besar lain yang sering dikisahkan Hollywood dan membuat mata kita berbinar kagum dan hati kita jatuh hati pada para pahlawannya. Kisah para Nabi tersebut bersinggungan dan terjadi pada saat yang sama dengan kerajaan kafir lainnya. Hanya saja, kisah tersebut jarang diangkat, hingga kita pun melupakannya.

Kini, belum juga setengah dari buku tersebut saya baca, dan saya sangat bersyukur termasuk dalam agama Islam, di mana dahulu telah terpilih para Nabi yang sangat hebat, cerdas, moderat, alim, bijaksana, sakti luar biasa.Aih.....tidak sabar menunggu cicilan HB selesai, target berikutnya...Nabiku Idolaku. Tapi itu kalau saya berhasil membeli Ensiklopedi Bocah Muslim dari hasil arisan periode ini. Xixixixi....nasib berdagang sesuai hobi :p 

Senin, 11 Juni 2012

Arisan Buku

Assalamu'alaykum

Ayah Bunda yang cantik, ganteng, pinter, sholeh dan sholehah......

Sekarang arisan bukunya nambah item baru loh ^_~
Jadi selain paket buku Halo Balita dan Ensiklopedia Bocah Muslim, sekarang ada juga I Love My Al Qur'an dan Nabiku Idolaku.

Bingung pilih yang mana? Ambil aja semuanya ^__^

Silahkan klik link di atas untuk keterangan produk lebih lengkap, dan jangan sungkan-sungkan hubungi saya by pm untuk bertanya lebih lanjut.

Salam ^__^
-Ully
085780581438
YM: ully_luf@yahoo.com

Jumat, 08 Juni 2012

Investasi Jangka Panjang

Mamak, suka bacain cerita buat anak? Aku suka banget. Saking sukanya, sampai kadang ’bete’ juga tiap anakku minta dibacain cerita sebelum tidur. Kok bisa? Xixixi....kutukan si kutu buku, ternyata menurun pada anaknya.

Dari kecil, aku memang sudah membiasakan anak membaca buku. Bukan berarti anakku sudah diajari membaca atau mengeja di usia yang sangat dini ya. Bukan kok! Aku cuma membacakan buku aja ke anakku. Kalau akibatnya ternyata anakku jadi gemar membaca, berarti tercapai sudah cita-citaku. Kalau nantinya si kecil lebih memilih membaca daripada menonton televisi, sungguh senang hatiku. Dan sekiranya saat dewasa nanti Ia menjadikan buku sebagai tempat bertanya, bahagialah aku. Artinya bebanku berkurang sudah, karena aku toh bukan manusia paling pintar yang tahu semua jawaban. Dan aku akan sedikit merasa aman dan nyaman jika anakku nanti menjadikan buku sebagai jendela ilmu, karena memang begitulah seharusnya.

Makanya, sejak usia empat bulan anakku sudah kubelikan macam-macam buku. Awalnya, saat membelikan kartu baca bayi untuk usia 4 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan, sempat berharap Syady bisa jadi bayi ajaib yang bisa baca di usia dini. Tapi lama kelamaan, aku merasa itu hal yang mustahil. Walau begitu, di antara teman-temannya, Syady ternyata memiliki kosa kata yang lebih kaya dan seringkali membuat kita tercengang dengan kata-kata yang dikeluarkannya.

Di usia 2 tahun, keluarga dan tetangga sudah mencapnya sebagai ’anak nenek’, karena menurut mereka Syady menuruni bakat neneknya yang ’rewel bin bawel’. Mereka memvonis bakat itu tak mungkin diturunkan dari ibunya yang pemalu dan pendiam seperti aku, wkwkwkwkwk. Padahal kenyataannya, aku yang tiap malam membacakan cerita untuknya, minimal sekali dalam sehari. Dan aku berani taruhan, dari situlah Syady lebih banyak mendengar kosa kata yaang akhirnya dia tiru. Walaupun, peran nenek dan keluarga juga sangat besar dalam mendorong ’hobby’ bicara Syady.

Karena itu, buku anak adalah belanjaan rutin bulanan, bahkan mingguan bagiku. Karena itu pula, aku tertarik untuk ikut-ikutan jualan buku anak. Rasanya sayang, kalau buku-buku anak yang bagus-bagus itu tidak sampai ke tangan teman-teman tersayang.

Setiap beli buku dagangan, aku selalu menyempatkan membuka buku-buku baru. Selain untuk mengecek kualitasnya, juga karena tangan ini selalu mencari-cari alasan untuk bisa membukanya :p

Dan yang lucu dari buku anak adalah terkadang, mungkin seringkali, kita merasa seperti disentil. Saat membaca buku-buku itu, justru aku seperti merasa diajari oleh bahasa anak dalam buku itu. Salut untuk para penulis buku anak. Tidak hanya itu, seringkali pengetahuan yang ditujukan untuk anak-anak justru membuatku ’manggut’manggut’ tanda baru tahu. Misalnya, tentang kehidupan para hewan, tentang sejarah tempat-tempat menarik di dunia, dan banyak sekali informasi-informasi dalam buku anak yang sebenarnya ditujukan untuk membuka wacana anak, tapi secara bersamaan juga mencerahkan pengetahuan orang tua yang minim ini. Sekali lagi, salut buat para penulis buku anak. ^o^

Dan karena aku selalu merasa bersyukur setiap menemukan buku baru yang menarik itu, maka aku tidak segan-segan mengeluarkan dana yang sebenarnya lumayan memberatkan buat online seller amatiran seperti diriku ini. Aku sering berpikir 2-3 kali sebelum membeli pakaian atau tas yang menarik mata. Dan aku selalu berpikir ribuan kali setiap berniat membeli gadget, apapun itu. Dan FYI, gak penting juga sebenarnya, selama aku bisa menghasilkan uang sampai saat ini, tidak sekali pun ak membeli perhiasan emas untuk dipakai. Entah irit, pelit, atau kurang pandai menyimpan duit. Tapi sebaliknya, setiap melihat buku anak, hati ini berdebar-debar ingin memiliki, hahahaha....Walau harganya jutaan, selama masih bisa dicicil, insya Allah bisa ’kebeli’ juga...gimanapun caranya ^o^

Dan semua jerih payahku untuk membelikan buku-buku itu toh terbayar lunas ketika Syady terlihat asyik dengan buku-bukunya. Hati ini selalu merasa senang tak terkira ketika Syady ’membaca’ buku dengan bahasanya sendiri. Pun ketika Syady minta dibacakan buku sebelum tidur. Walau terkadang, terutama ketika aku lelah dan tak bertenaga bahkan sekedar untuk membacakan cerita, aku ’bete’ juga saat Syady minta dibacakan lebih dari 3 buku sebelum tidur. Tapi sampai sekarang, tidak pernah aku menyesal setiap membelikan buku untuk Syady. Benar kata temanku, buku anak itu adalah investasi jangka panjang. Jika kita memilih bacaan yang baik untuk anak, Insya Allah manfaatnya akan terasa dalam jangka waktu yang panjang. Hmmm, sepertinya lebih menarik dari investasi logam mulia ^_^

Senin, 28 Mei 2012

[Need Help] Nurul, Balikpapan, 2 bulan, pasien cacat rongga mulut dan kebocoran jantung

Mau pergi kirim paket, iseng2 buka email, ada pesan dari teman sesama owner RCD. Yuk direspon mak, silahkan yang mau donasi langsung ke rekening di bawah. Kalau mau digabung dulu sesama mamak empe ke rekening saya juga boleh. nanti pm-an aja ya....

---------------------------------
Assalamu’alaikum Teman-Teman

mohon bantuannya
ada tetangga seorang teman kami sesama owner Rumah Cerdas Depok (Dina) di Balikpapan yang tergolong duafa. tetangga tersebut memiliki seorang bayi bernama Nurul (usia hampir 2 bulan) yang didiagnosis mengalami cacat pd jantung dan langit2 rongga mulutnya
sementara ini kami menitipkan bantuan ke Dina untuk memenuhi kebutuhan harian Nurul.. Info dr Dina, saat ini Nurul belum bisa dapat bantuan utk operasi dr Pemda berhubung setiap tahun hanya bisa menangani 4 pasien dengan kasus yg sama, sedang tahun ini sudah 7 pasien yang perlu bantuan di Balikpapan. Sehingga Nurul mungkin baru bisa ditangani tahun depan (2013)

Detail nya sbb: 

Nurul Khainunnisa, bayi berusia hampir 2 bulan (lahir: 24 Maret 2012) putri pertama keluarga bapak Tri Susilo (45 tahun, tukang ojek) dan Ibu Nunuk Nur Sulistyowati  (38 tahun, ibu rumah tangga) yang tinggal di Jl. Inpres IV no. 10 rt. 12 Kel. Muara Rapak Kec. Balikpapan Utara Kota Balikpapan.

Nurul lahir secara premature pada usia kandungan bu Nunuk menginjak 8 bulan dengan mengalami cacat berupa tidak memiliki langit2 pada rongga mulutnya. Berdasarkan diagnose dokter, ada kelainan pada jantung Nurul  dan setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, hasilnya ada kebocoran pada sekat serambi jantung. rencananya nanti akan dipasang semacam alat seperti payung yg akan menutup lubang pada serambi jantung tsb dan operasi ini baru dapat dilakukan pada saat Nurul  berusia 3 bulan sampai saat itu Nurul hanya dapat minum susu melalui selang yg langsung masuk ke lambung, dengan cara menyuntikan cairan susu ke dalam selang setiap 2 jam.

Bantuan yang diperlukan  :
·         Pemenuhan keperluan harian Nurul seperti pampers dan susu
Kebutuhan susu perbulan 4kaleng@82rb. Pampers 4@30rb
·         Keperluan penggantian selang untuk supply susu ke tubuh bayi, penggantian dilakukan setiap minggu, selang terus digunakan sampai Nurul selesai operasi jantung belum ada rincian biaya utk keperluan penggantian selang ini.
·         Biaya operasi jantung minimal sebesar 100jt.
·         Utk langit2 di rongga mulut, menurut info dokter hrs dioperasi juga. Bisa saat usia anak 1.5 tahun. Biayanya belum tahu, krn diprioritaskan utk operasi jantungnya dahulu.

Bantuan yang sudah diterima saat ini dan sedang diusahakan:
1.       Biaya Perawatan rumah sakit saat Nurul mengalami  dehidrasi, rekam jantung dll dgn biaya total 3,7juta. Mendapat keringanan dari RS sebesar 1juta. Yg sdh dibayarkan (bantuan dari saudara dan kerabat) 2juta, msh ada hutang dgn pihak RS sebesar 700rb. (saat ini sedang diusahakan dari baksos RS. pertamina)
2.       Bantuan yg sdh diterima, sampai saat ini baru 2,3 juta.. Dan sdh diserahkan ke Pak ilo langsung, untuk biaya pengobatan Nurul yang sempat  sakit batuk-pilek dan untuk biaya bulanan seperti pembelian susu, pampers serta penggantian selang supply susu
3.       Menurut info dari pak ilo dan bu nunu, biaya operasi jantung minimal sebesar 100jt. Diluar akomodasi dan transportasi ke Jkt. Operasi dilakukan di RS harapan kita.
Saat ini sdg meminta bantuan ke PMI BPN utk prog "Peduli Kasih" salah satu TV swasta. Namun salah satu syaratnya adalah hrs siap deposit Rp 10 jt ke Yayasan Jantung Indonesia. Selain itu biaya yg ditanggung oleh Yayasan Jantung & Peduli Kasih infonya hanya bs membantu 50% biaya saja. Dan seperti yg diceritakan di atas utk daerah Balikpapan Nurul belum bs ditangani tahun ini karena sudah ada 4 pasien yg ditalangi biayanya oleh Pemda Balikpapan.
Teman2 di Total apakah ada yg bs bantu? Mungkin ada program ZIS kantor yg bs dimanfaatkan

Teman2 yg berminat donasi untuk Nurul bs transfer ke rekening BCA a.n Maruti Wulandari no. 540 50 30 591 atau BSM a.n Dina Maryana no. 061 7079 253

cp:
maruti wulandari (08568232500)
dina maryana (081317202235) 

terimakasih atas perhatiannya



Maruti Wulandari

www.rumahcerdas-depok.com
www.arminacerdas.com

____________________________________________________
UPDATE 8 Juni 2012
total sumbangan terkumpul 9.785.000
rinciannya sebagai berikut


Selasa, 22 Mei 2012

Sang Pemberani--seri We Love Rasulullah


Rating:★★★★
Category:Books
Genre: Childrens Books
Author:Kak Mirna & Kak Wafa
We Love Rasulullah- Sang Pemberani

We Love Rasulullah terbagi dalam 5 seri, Sang Pemimpin Umat, Sang Penyayang, Sang Penyabar, Sang Pemberani, Sang Zahid. Dalam tiap seri buku, ada 25 kisah untuk diceritakan. Di setiap akhir kisah, ada hikmah yang bisa dijadikan pelajaran serta sabda Rasulullah terkait kisah tersebut.

Dalam seri Sang Pemberani, ada cerita tentang ketegasan Rasulullah SAW menghadapi ancaman Umayyah bin Khalaf. Ada juga cerita saat Rasulullah SAW mendamaikan dua suku, Aus dan Khazraj, yang bermusuhan karena diadu domba oleh seorang Yahudi yang tidak suka melihat dua suku tersebut damai setelah mengenal Islam.

Sang Pemberani tidak hanya menceritakan keberanian Rasulullah, namun juga keberanian para sahabat yang terinspirasi dari keberanian Rasulullah. Ada kisah tentang para wanita yang ikut berjuang bersama Rasulullah, kisah para pahlawan cilik dalam perang Badar, dan kisah-kisah pemberani lainnya.

Ada kisah yang menceritakan cara Nabi SAW ’memotong’ lidah sang tukang fitnah, ada juga kisah tentang Nabi SAW yang memarahi sahabat karena tertawa terbahak-bahak. Walaupun diceritakan dengan singkat, namun membaca kisah tersebut satu persatu sungguh membuat kita terpana akan kepribadian Rasulullah. Rasulullah tidak ’lembek’, namun seorang yang pemberani. Walau begitu, Rasulullah tidaklah sadis. Rasulullah tegas, cerdas, bijak, lembut. Dan semoga dengan membacanya, atau membacakannya pada anak kita, akan membentuk konsep diri anak mengikuti kepribadian Rasulullah. Aamiin...

Tiada panutan yang lebih baik selain Rasulullah SAW.

Jumat, 04 Mei 2012

Berbelanja Buku via Online Shop

Berbelanja melalui online shop kini tidak hanya menjadi trend namun sudah berubah menjadi kebutuhan. Banyak orang yang kemudian mengalihkan belanja bulanannya ke produk-produk yang dipajang di ’etalase’ online shop yang sudah menjamur di website dan situs jejaring sosial. Gambar yang ditampilkan merupakan faktor penentu yang penting untuk menarik mata para calon pembeli. Tidak jarang, pembeli terkaget-kaget menerima barang yang ternyata melebihi yang diharapkan. Namun ada kalanya, produk yang diterima pembeli kadang tidak sebagus gambar yang ditampilkan. Lalu bagaimana cara memilih buku di online shop supaya pembeli tidak kecewa? Berikut kami berikan panduan singkat memilih buku agar tidak kecewa kemudian.


1.      Penerbit
Beberapa penerbit besar, tidak dapat disangsikan, adalah jaminan mutu dari isi buku. Tentu saja, bukan berarti buku dari penerbit yang kurang terkenal adalah buku berkualitas kurang baik. Hanya saja, jangan heran jika buku keluaran penerbit besar dibandrol dengan harga lebih mahal dibandingkan buku yang sama (apple to apple) dari penerbit yang kurang terkenal.

Semakin sering Anda membeli buku dari penerbit yang berbeda-beda, Anda pun akan mengenal penerbit-penerbit lain yang mungkin kurang dikenal publik, namun ternyata ’menelurkan’ buku-buku berkualitas yang tidak kalah dengan penerbit besar.

2.      Isi Buku
Jika Anda berbelanja di toko buku, dalam setiap tumpukan buku yang dijual, biasanya ada satu atau dua buku yang sudah dibuka kemasannya, agar pembeli bisa mengetahui isi buku lebih jelas. Tapi pada online shop, Anda hanya bisa mengetahui isi buku dari sinopsis atau resensi yang diberikan pada keterangan gambar. Jangan membeli buku tanpa disertai keterangan isi buku, kecuali Anda sudah tahu betul isi buku atau kualitasnya, atau Anda sudah siap menerima buku tersebut apa adanya.

3.      Ukuran Buku
Jangan mengharapkan ukuran buku akan sesuai dengan yang Anda bayangkan. Untuk memastikannya, lihat saja keterangan di gambar produk. Dan kalau penjual  lupa memasukkan keterangan ukuran, jangan sungkan untuk bertanya, karena itu hak Anda sebagai calon pembeli. Tapi jangan terlalu berharap penjual dapat menjawab pertanyaan Anda secepat kilat, karena Anda toh bukan pelanggan satu-satunya di online shop tersebut.

4.      Jenis Kertas

Bagi kita yang hanya ingin membaca buku untuk menambah informasi, tentu jenis kertas tidak akan menjadi masalah. Namun, saat Anda memilihkan buku untuk anak, apalagi yang usianya masih batita, jenis kertas merupakan faktor yang sangat penting. Untuk anak usia balita, buku bacaan berbahan art carton atau duplex (biasa disebut boardbook) adalah pilihan yang tepat karena anak bisa bebas bereksplorasi tanpa khawatir buku menjadi cepat rusak. Untuk bayi, bahkan sekarang sudah banyak cloth book atau buku berbahan kain sehingga aman jika anak anda iseng menggigit-gigit bukunya. Ada juga buku bantal, yang selain berbahan dasar kain yang aman untuk anak, juga dilapisi dengan dakron atau busa hingga nyaman untuk digunakan bermain oleh si anak.


Untuk balita, atau batita yang sudah bisa diajak ’merawat’ bukunya, Anda bisa memilih buku berbahan art paper. Art paper adalah jenis kertas berlapis (coated paper) yang kedua sisi permukaannya licin dan mengkilap. Biasa digunakan untuk mencetak brosur, flyer, leaflet, cover buku/majalah, kalender, dsb. Kertas jenis ini terdiri dari beberapa ketebalan, 85gr, 100gr, 120gr, 150gr. Art carton sebenarnya adalah art paper dengan ketebalan tinggi, mulai 190gr, 210gr, 230gr, 260gr, 310gr.

Tentu saja kertas yang paling banyak digunakan untuk mencetak buku adalah kertas HVS. Jika buku yang anda inginkan menggunakan kertas HVS, yang perlu diperhatikan lagi adalah, apakah dicetak full colour (FC) atau Black n White (BW). Sekali lagi, tipe kertas dan warna hanya perlu diperhatikan jika anda memang menginginkan kualitas bahan buku yang baik. Tapi jika Anda hanya ingin membaca buku best seller atau buku bacaan yang sudah lama anda inginkan, maka jangan hiraukan tipe kertas dan embel-embel lainnya.

Tentu masih banyak pertimbangan lain dalam memilih buku lewat online shop. Tapi untuk melihat kualitas buku, keempat panduan di atas rasanya sudah cukup untuk dijadikan dasar dalam memilih buku supaya Anda tidak kecewa saat buku sudah sampai di tangan anda. Selamat berbelanja buku ^_^

Minggu, 18 Maret 2012

Bee magazine junior


Rating:★★★★★
Category:Books
Genre: Childrens Books
Author:pustaka lebah
Pertama kali lihat buku ini, gak terlalu suka gambar di cover luarnya yang terkesan jadul. Biasanya mata ini lebih terpancing kalo lihat ilustrasi gambar yang gambarnya lebih lembut, seperti gambar-gambar di buku anak belakangan ini.

Tapi entah kenapa, si kecil Syady langsung jatuh cinta. Dan seperti biasa, sebelum menyutujui sebuah buku masuk ke kantong belanjaan, saya buka lah buku itu. Hmmm...ternyata majalah, yang terdiri dari beberapa 'rubrik' (saelaah...bahasanya.^_~), ada 'aktivitas junior' yang berisi gambar suatu pemandangan sehari-hari yang dari situ bisa dieksplorasi banyak hal, tentang bentuk, warna, berhitung, dan bahkan tentang moral. Menarik deh!

Lalu ada 'junior ingin tahu' yang isinya tentang pengetahuan umum yang didesain semenarik mungkin bagi mata si kecil. Lalu ada cerita bergambar yang tokohnya adalah Nila, si kuda nil beserta teman dan keluarganya. Ada juga 'cerita junior', yang menceritakan kisah-kisah menarik seputar kehidupan junior. Tokohnya berganti-ganti tiap edisi, tapi semuanya menarik.

Ada juga 'cerita lipat', yaitu cerita bergambar dalam tiga halaman yang didesain cukup unik, sehingga cerita baru bisa 'nyambung' kalau halaman ke-2 dan ke-3 dilipat sedemikian rupa. Awalnya, bagian yang ini belum bisa saya terapkan pada Syady, karena di otak Syady sudah tertanam program, bahwa sebuah buku tidak boleh diubah bentuknya, kalo tadinya lurus, harus tetap lurus tanpa lecek. Kalo sebelumya sudah terlipat, maka bagian lipatan itu bisa dimain-mainkan sesuka hati. Akhirnya, sebelum buku-buku itu saya berikan pada Syady, saya lipat halaman dalam cerita lipat itu, hehehehe....masa' ibu kalah sama anak?? ^o^

Lanjut lagi menelusuri majalah ini, ada 'cerita tanpa kata'. Nah, bagian ini saya rasa paling menarik bagi ibu atau ayah. Karena di bagian ini, pendamping baca anak ditantang untuk membuat cerita dari gambar yang tersedia. Ada kurleb 6 halaman berisi gambar yang berhubungan, ibu atau ayah tinggal merangkai kata sehingga si anak bisa mendengar cerita yang utuh. Jangan lupa, sebelum memberikan majalah ini, kita harus lebih dahulu membaca isinya, terutama bagian ini, supaya kita gak terlihat 'gagap' begitu menceritakannya pada anak.

Selain itu, ada 'alfabee' yang berisi beberapa kosa kata dalam bahasa inggris untuk diperkenalkan pada anak. Jangan khawatir, ilustrasi gambarnya selalu menarik, sehingga si anak tidak akan cepat bosan belajar kata baru. 'English junior' berisi cerita singkat dalam bahasa inggris. Pengenalan bahasa inggris pada alfabee dan english junior hanya memiliki porsi kecil pada majalah ini, masing-masing satu halaman saja, tidak seperti aktivitas junior dan cerita junior yang halamannya banyak. Sepertinya majalah ini termasuk yang menganut paham bahwa otak anak baru bisa terbuka untuk menggunakan bahasa asing pada umur 5 tahun ke atas....KECUALI, jika ayah dan ibu di rumah menggunakan bahasa asing tersebut, maka anak bisa lebih cepat menerima dan menggunakan bahasa asing, atau berbahasa lebih dari satu.

Overall, saya suka sekali majalah junior ini. Simple, 'berisi', unik, kreatif. Dan lebih dari itu, si kecil Syady sukaaaaa banget. ^__^

Oia, silahkan baca sinopsis dari penerbitnya di sini, http://pustaka-lebah.com/produk-edukasi/bee-magazine-junior

Dan katanya sih, bee magazine ini ada juga untuk usia SD, namanya bee magazine senior, tapi saya belum pernah nemu, dan memang gak nyari, berhubung syady baru 3 tahun. Ada yang pernah nemu kah?